Tentang Mama Crea

Riana Berbagi

Hidup hakikatnya merupakan sebuah perjalanan,
yang akan terasa singkat, dan menakjubkan,....
didalamnya, kita belajar menjadi manusia seutuhnya,....
kita mengerti, dan kita berbagi.....

Minggu, 27 Juli 2014

Happy Eid Ul Fitr Mubarok

Sungguh banyak kesalahan yang telah kulakukan, untuk itu dalam kesempatan yang baik ini, aku mohon maaf atas segala kesalahanku.... Semoga dengan saling memaafkan hati akan menjadi kembali fitri....

Minggu, 26 Agustus 2012

wordwise today

dimanapun kamu, raihlah kebahagiaan yang sesungguhnya....

Minggu, 19 Agustus 2012

Sistematika Penulisan Essay

Hari ini, saat lagi searching info lomba terbaru, aku menemukan banyak kompetisi penulisan essay yang dibuka tengah tahun ini. kompetisi-kompetisi essay tingkat nasional itu menawarkan hadiah yang lumayan besar.

Buat teman-teman yang mau mengikuti lomba-lomba essay, atau ingin membuat essay tapi masih belum mengerti sistematika penulisan essay yang baik, disini aku share sedikit tentang sistematika penulisan essay.

Dalam penulisan essay, ada sistematika tersendiri. sistematika penulisan essay terbagi menjadi tiga bagian utama, antara lain:

1. Pendahuluan, berisi pemaparan latar belakang informasi yang dapat mengidentifikasi subyek materi yang dibahas dan pengantar subjek yang dinilai oleh penulis.

2. Tubuh Essay, bagian ini menyajikan dan memaparkan seluru data dan informasi yang mengenai subyek atau topik yang diangkat.

3. kesimpulan, bagian kahir dari essay yang akan memaparkan dan menjelaskan kembali ide-ide pokok yang sudah dibahas pada bagian pertama dan kedua. bagian ini juga mengandung ringkasan dari bgaina tubuh essay serta menambahkan beberapa point observasi mengenai subyek yang dinilai penulis.

Nah, tiga point utama diatas bisa kita kembangkan lagi sehingga menjadi Essay yang utuh dan menarik. Bagi penulis yang sudah mahir, sistematika diatas dapat disusun sedemikian rupa sehingga urutan diatas bukan merupakan suatu hal yang baku.

OK, kawan, itu sedikit informasi yang bisa saya share hari ini. Selamat menulis,... Success For You All.... ^_^

Teluknaga, ROZ-19-08-2012

HAPPY EID UL FITR MUBAROK 1433H


Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin....
Riana & Family

Minggu, 18 Maret 2012

Penutupan Islamic Book Fair 2012:

Heboh Diskon Membuatku Lupa Diri

Di Gang Jalan rumah Ocid
Jakarta, 18 Maret 2012. Hari ini hari terakhir event tahunan Islamic Book Fair diselenggarakan di Istora Senayan. Karena tak mau kehilangan kesempatan berburu buku murah berkualitas dan tak mau menunggu sampai setahun lagi untuk acara serupa, Aku menyempatkan diri datang kesana usai jam kuliah. Aku tidak sendiri melainkan bersama tiga orang temanku: Ocid, Rika, dan Oim. Berempat kami memulai perjalanan dari Rancho ke rumah kontrakan Ocid di bilangan Rangunan. Kami kesana untuk menitipkan motor Oim, karena kami berempat akan ke Istora menggunakan bus transjakarta.

Dukuh Atas




Hari Minggu ini, seperti biasa, lalu lintas padat merayap. Tapi, untunglah tak begitu lama kami menunggu bus transjakarta, akhirnya bus bertarif Rp 3.500,-/ tiket itu datang juga. Dari halte Pertanian kami akan transit di Dukuh Atas, dan melanjutkan perjalanan ke Istora.
Pukul 4 kurang lebih, kami tiba disana. Pengunjung yang tentunya kaum islam baik laki-laki maupun perempuan telah memadati area Istora Senayan. Meskipun sebagian pengunjung bergegas pulang (mungkin karena sudah berbelanja sejak pagi –tak seperti kami yang baru datang), tetap saja seluruh ruangan masih dipadati pengunjung sampai-sampai aku harus antre di antrian yang demikian panjang untuk mengambil air wudhu, keadaan tersebut diperparah dengan lokasi pengambilan air wudhu yang tertutup tenda dan berada dekat mesin AC yang mendinginkan ruang dalam Istora namun membuat udara serasa terbakar di tempat pengambilan air wudhu.
Usai sembahyang Ashar, kami bergegas menuju ruang pameran. Ribuan buku dari puluhan stand penerbit berjajar rapi memenuhi rak stand, bahkan ada buku-buku yang ditumpuk begitu saja dalam sebuah kubus kayu besar tak bertutup. Biasanya di luar kotak tertera tulisan “Diskon sampai 40%” atau “Mulai dari Rp. 3.000,- sampai Rp. 30.000,-“ atau ada juga salah satu stand yang menjual berbagai buku dengan satu harga “ Obral, Rp.10.000” WOW…. Bagi Shopaholic yang lagi niat hunting buku, penawaran kayak gini bener-bener bikin ngiler. Apalagi ada juga stand yang menawarkan buku serial tokoh-tokoh islami denagn seharga snack di warung “Rp 10.000,- dapat 3 Buku”…………… Uft, tentu saja aku beli. Niat hati mau memborong banyak, apa daya isi dompet sangat terbatas, alhasil, 
 
Islamic Book Fair 2012


aku membelanjakan seluruh uang yang ada di dompetku tanpa tersisa. Yah, betul-betul tanpa tersisa. Diskon-diskon membuatku gelap mata. Meski aku hanya membawa pulang 6 buah buku, namun itu cukup untuk membuat kantongku bolong. Yah, benar-benar bolong hingga kau terpaksa meminjam uang Ocid dan Oim untuk ongkos pulang ke Tangerang,.. T_T,… hiks,.. sedih, tapi puas berbelanja,.. hehehe,……



Dude mengenakan kupluk berwarna hitam
Sebelum pulang, kami masih sempat duduk di bangku stadion hanya untuk melihat bintang tamu yang sedang dikerumuni para gadis-gadis berjilbab yang punya rasa PD selangit, bintang tamu itu ialah Dude Herlino, Aktor Film dan Sinetron yang cukup terkenal di Republik ini dari kalangan pejabat, hingga ibu-ibu rumah tangga, semua mengenalnya. Dude bernyanyi bersama-sama fans-nya yang rata-rata wanita. Sempat kutawari Rika untuk ikut bergabung naik ke panggung itu, denagn lucu Rika menjawab “Ogah, malu,…” hahaha,.. :D
Akhirnya, sebelum seluruh uang di saku kami tandas, dan teanga menghilang, kami memutuskan keluar dari istora, menuju taman parker yang dipenuhi tukang-tukang yang berjualan makanan. Setelah puas jajan ala kadarnya dan berfoto ria, kami pulang. ^_^





Waduh, ada apa denagn Oim..?



Minggu, 26 Februari 2012

Jumat, 24 Februari 2012

"Physics Explorer" 07 Februari 2012 kegiatan Unitas fisika Unindra PGRI

Tanggal 7 Februari lalu, aku mengikuti acara kunjungan studi yang diadakan oleh unitas fisika di kampusku. Acara yang kunikmati sebagai acara jalan-jalan itu berlangsung seharian penuh di selasa yang biasanya kuisi dengan bekerja seharian. Mungkin tak ada yang tahu, bahwa untuk mengikuti acara bertajuk "Physics Explorer" tersebut aku harus bersusah payah selain karena jadwal pekerjaanku yang padat, jarak Tangerang--Jakarta Selatan yang harus kutempuh pada petang hari cukup jauh.

Senin, tanggal 6 Februari 2012, aku berangkat dari rumahku di Teluknaga, Tangerang ba'da Magrib. Aku tidak bisa berangkat lebih awal karena paginya aku harus bertugas di SPBU 3415508 dan pada sore harinya aku harus menunaikan tugasku sebagai tutor pada sebuah lembaga bimbingan belajar. Dengan diantar oleh ayahku menggunakan sepeda motor, aku sampai di perempatan lampu merah Tanah Tinggi, Poris, Tangerang. setelah menunggu lebih kurang satu jam, Bus Agra Mas yang kutunggu muncul, aku segera menaiki bus itu tanpa mengingat ada suatu hal fatal yang kulakukan.

Perjalanan dengan Bus Agra Mas sore itu terasa lamban karena suasana lalu lintas yang padat merayap pada petang hari. empat puluh menit sejak keberangkatan, aku telah sampai di jalan Tol BSD, berita itu kukirim via sms sebagai balasan sms Astri, teman sekelasku yang menanyakan posisiku saat ini. Awalnya aku dan astri janji bertemu di mushola kampus ba'da ,magrib, tapi sepertinya aku harus ingkar karena tak bisa berangakat lebih awal. tak kusangka Astri menyampaikan ia akan tetap menungguku (Kami berdua rencananya akna menginap di rumah Resma, salah seorang panitia acraa yang bertempat tinggal tak jauh dari kampus).

Suasana malam dan sejuk AC didalam bus membuatku tak kuasa menahan kantuk hingga akhirnya tertidur pulas dikursiku. aku melewatkan sesuatu yang fatal. begitu HP-ku berbunyi keras saat ada panggilan masuk, aku segera terjaga dan mendapati bus tengah melaju di sebuah jalan tol yang tak kukenal. sampai dimana nih...?

"Hallo.."
"hallo,.. Riana sampe dimana?" suara Astri diujung sana terdengar gelisah...
"Aku,.. aku masih di jalan,.. baru sampai di,..." Kepalaku celingak-celinguk keluar jendela mencari-cari papan nama tempot yang dapat membantuku mengetahui posisiku sekarang, pandanganku smapai pada sebuah bangunan megah gemerlap seperti mall yang bertuliskan,.................................

"OMG, Astri,.. lo tau gue dimana? BE_KA_SI SQUARE,..!!!!!!" aku setengah berseru,...
yang diujung sana ber-HAH panjang,....

itu artinya tak lain dan tak bukan aku telah terlampau jauh melewati Kampung Rambutan..

***BERSAMBUNG***

Rabu, 19 Oktober 2011

CINTA


KATA CINTA KAHLIL GIBRAN



“Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini… pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang”
“Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya”
“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman”
“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…”
“…pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…”
“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”
“Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan…”
“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikatbersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan”
(Kahlil Gibran)
Foto: Riana

Jumat, 14 Oktober 2011

Sabtu, 21 Agustus 2010

Memori Hujan

sumber Foto : dikdrum.blogspot.com

Memunguti bulir hujan di tanah kenangan...
Merah dan basah... 

Aku masih sempat melihat bintang,
sebelum mendung memutuskan terkembang...

18082010 

 


Senin, 15 Februari 2010

Normal

Februari 2010 mungkin adalah bulan yang paling menyedihkan dalam hidupku. berbagai cobaan menerpa kuanggap ini bulan ujian dan semoga di bulan depan aku sudah diwisuda dan dinyatakan lulus ujian. entah wisuda itu dalam bentk apa. terserah takdir yang menentukan.

di bulan ini pertama kali aku merasakan tekanan ekonomi yang teramat sangat. begitu sesak seolah tak mengijinkan akuuntuk bernafas. tapi setiap kali aku memandang langit aku merasa kaya. setidaknya aku sadar aku senantiasa berada dalam naungan yang maha kaya. aku tahu sesungguhnya aku tak perlu merasa kehilangan apa-apa sebab sebenarnya sejak lahir hingga sekarang aku tak benar-benar memiliki apa-apa. semua hanya titipan. amin.

tekanan lain di bidang pekerjaan. aku seolah harus menjadikan diriku robot setiap kali aku menginjakkantor. aku di hadapakan pada situasi yang penuh tekanan. kau harus bergerak kesana-kemari denagn penuh nisiatif dan tanggung jawab sebab semua berada di bawah pengawasanku. aku ingat sebuah buku yang menyatakan. JANGAN MAU JADI KEPALA KARENA KEPALA SERING SAKIT. semua mereka kepadaku hanya bisa meminta memaksa menyuruh tanpa mau mengerti apa tugasku. mereka tak pernah berusaha memahami kesukitanku.

bersambung.....




yang paling membuatku sedih dan menderita adalah lingkaran setan yang belum juga lepas dariku

Minggu, 06 Desember 2009

Dre

Tentang seseorang yang pernah dekat... A. M.

Sosok anak seperti citra kertas putih polos tanpa noda. tanpa prasangka...

haruskah kekejian hidup terlukis dalam dunianya yang penuh pelangi?

Anak adalah rahmat, anugerah Illahi, titipan duniawi, harta dan perhiasan hidup penerus nasab...

tak ada anak yang jahat, segala kenakalan adalah wajar, dan mungkin nanti orang tua yang akan dimintai pertanggung jawaban...

tapi mengapa kertas polos itu tak kau tuangi dengan lukisan tawa dan keindahan? malah kau coreng dengan bahasa keji yang menyakitkan hati. ...

Biarlah, aku yang berdosa padamu
Biarlah, bila karma membayang di ujung mata
Biarlah, aku yng jadi pendosa

tak perlulah anak kau jadikan kurir lidah,...
tak perlulah kepolosan itu kau bakarkan amarah
hingga semua orang tahu dan mencerna...

Buat Mm

Sabtu, 24 Oktober 2009

Dari Hati

Telah lama rasanya tangan ini tak menarikan pena di atas lembar-lembar putih, mengabadiakan rasa lewat indah kata-kata. Terlalu sibuk dengan segala aktifitas tuntutan hidup membuatku kadang letih dan merasa lelah. Aku seoalh ingin kembali ke bangku SD dimana aku seorang bocah cengeng yang sekolah diawasi ibu dari balik jendela. guru-guru yang penuh sabar mengajari alfabet membujukku agar mau menulis dan mengajariku berhitung. satu, dua, tiga.... sungguh indah saat-saat itu. penuh harapan, penuh semangat. membuatku begitu sesak mengingatnya hanya berlangsung sejenak saja.

Sabtu, 10 Oktober 2009

Happy Flowers

Gambar ini dibuat saat aku bahagia... seneng beud bawaanya kalo liat ini...

By: Riana Sari (Mama Crea)
Crayon di karton

Wanita yang Terlilit Duri Kesunyian


gambar ini adalah kenanganku ketika SMA. mendapat angka 90 oleh guruku yang baik hati, Bapak Hendar. hehehe...

By: Riana Sari (Mama Crea)
Crayon di kertas karton

VEGA

Vega.. sang dewi yang berlari. menantang api. mengejar cinta meski kedua sayapnya kaku lelah bahkan nyaris lumpuh dan hilang arah. Vega.. mencari pemuda itu menagih cinta...

Draw and design by : Riana Sari (Mama Crea)
Crayon on paper edit in photohop.